PUTUSSIBAU- Pasangan A.M. Nasir dan Agus Mulyana resmi memimpin Kapuas Hulu setelah yang terpilih pada Pemilukada 19 Mei 2010 lalu. Sejumlah pejabat se Kalimantan Barat ikut serta hadir menyaksikan pelantikan yang langsung dilakukan oleh Cornelis Gubernur Kalimantan Barat. Selain itu tampak hadir juga Mantan Bupati Kapuas Hulu H.Abang Tambul Husin dan Wakil Bupati Kapuas Hulu Y. Alexander dan seluruh Unsur Muspida yang ada di Kapuas Hulu, ratusan masyarakat, kerabat dekat serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, agama yang memadati kantor DPRD Kapuas Hulu pada Rabu (4/08) kemarin ynag dibuka dan ditutup oleh Pimpinan DPRD Kapuas Hulu Agustinus Ding. sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=37144#
Acara pelantikan yang ditandai pengucapan sumpah/janji dipandu langsung Cornelis. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri yang bernomor 161.61/361/22 Juli 2010 serta penyematan tanda jabatan. Acara berlangsung tertib dan lancar. Dalam sambutan Gubenur mengatakan bahwa kehadirannya dalam melantik Bupati Kapuas Hulu dan Wakil Bupati Kapuas Hulu periode 2010-2015 bertindak atas nama Presiden RI DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono. “Hal penting ini Saya hadiri atas nama Presiden Indonesia,” ungkap Cornelis.
Lebih lanjut dikatakan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu yang baru saja dilantik untuk melaksanakan tugas dengan lebih mementingkan tugas Bangsa dan negara serta kepentingan masyarakat, bukan kepentingan politik atau kepentingan pribadi. “ Saya tekankan agar dalam menjalankan tugas Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat, tinggalkan kepentingan politik dan kepentingan pribadi utamakan kepentingan Bangsa dan Negara ini,” tegas Cornelis.
Selain itu Cornelis juga meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu untuk turun lansung ketengah-tengah masyarakat guna menyatukan kembali masyarakat Kapuas Hulu, agar tidak ada lagi masyarakat pendukung dengan masyarakat lawan politik, sehingga kata Cornelis masyarakat kembali bersatu dengan tidak ada gep satu dengan yang lainnya. Khusus untuk mantan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu periode 2005-2010, Cornelis menyampikan ucapan terima kasih atas pengabdian H.Abang Tambul Husin dan. Alexander kepada Bangsa dan Negara terutama untuk masyarakat Kapuas Hulu, yang mana menurut Cornelis Kapuas Hulu sudah mulai maju dan berkembang. (tya)
Senin, Agustus 09, 2010
A.M. Nasir Resmi Pimpin Kapuas Hulu
Diposkan oleh DPC KAPUAS HULU di 14:51 0 komentar
DPP Partai Hanura, Usung AM Nasir Sebagai Calon Bupati
Akhirnya Partai Hanura memutuskan untuk mengusung AM Nasir sebagai calon bupati Kapuas Hulu pada pemilukada 19 Mei mendatang. Keputusan resmi itu berdasarkan surat keputusan DPP Partai Hanura, yaitu SK No: SKEP/B/236/DPP-Hanura/II/2010 tentang Pengesahan Nama Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu. Bahkan, SK tersebut langsung ditandatangani Ketua Umum DPP Hanura, Wiranto dan Sekretaris Jenderal, Yus Usman Sumanegara pada 3 Februari 2010. Yang memutuskan sekaligus menetapkan AM Nasir untuk dicalonkan sebagai calon bupati Kapuas Hulu pada periode 2010-2015. Pemberitahuan ini disampaikan Sekretaris DPC Partai Hanura Kapuas Hulu, M Abang Isnandar seusai mengambil surat keputusan DPP Partai Hanura tersebut di Jakarta melalui telepon, Rabu (10/2) kemarin. Isnandar menambahkan, penyerahan surat keputusan itu berlangsung di Jakarta dan langsung diberikan oleh Sekretaris Umum DPP Partai Hanura yang sekaligus sekretaris pribadi Ketua Umum DPP Partai Hanura, Budi Untoro. Turut mendampingi dan menyaksikan penyerahan surat keputusan DPP Partai Hanura tersebut, yakni Korda Partai Hanura Kalbar, Mutiara, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kalbar, Eka Kawirayu, Ketua DPC Partai Hanura Kapuas Hulu, Herkulanus S dan sekrtarisnya, M Abang Isnandar. “Setelah mendapatkan surat keputusan dari DPP Partai Hanura ini, kita siap mengamankan hasil keputusan itu. Kita bahkan akan mensosialisasikan surat keputusan itu hingga ke tingkat kepengurusan, kader maupun simpatisan Partai Hanura dari tingkat dusun, desa serta kecamatan. Dan hasil keputusan dari DPP Partai Hanura ini harus dikawal hingga titik darah penghabisan,” tegas Isnandar yang telah mengantongi surat keputusan dari DPP Partai Hanura itu sejak 10 Februari lalu. artikel ini di copy paste dari : http://www.borneotribune.com/kapuas-hulu/dpp-partai-hanura-usung-am-nasir-sebagai-calon-bupati.html
Diposkan oleh DPC KAPUAS HULU di 14:33 0 komentar
Sabtu, Mei 02, 2009
DPC Hanura Kapuas Hulu Raih 1 Kursi
Diposkan oleh DPC KAPUAS HULU di 10:38 0 komentar
Slogan JK-Win untuk Duet Kalla-Wiranto
Wakil Sekretaris Jenderal Golkar, Iskandar Mandji, mengatakan deklarasi pencalonan Jusuf Kalla-Wiranto yang akan dilakukan Golkar malam ini mengakhiri anggapan kalau Golkar kesulitan mencari rekan koalisi. Terbukti, Golkar merupakan partai pertama yang mendeklarasikan pasangan calon presiden dan wakil presiden.“Ini menjungkirbalikkan semua pendapat pengamat yang bilang Golkar pontang-panting mencari pasangan,” ujar Iskandar di Posko Slipi 2, Jalan Mangunsarkoro no 1, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 1 Mei 2009.
Iskandar mengatakan, menurut perhitungan sementara Golkar dan Hanura sudah mencapai 24 persen kursi parlemen. Dan ini cukup untuk deklarasi karena juga akan didukung beberapa partai lain.
Di dalam tubuh Golkar sendiri, kata Iskandar, sudah solid dan tidak ada perpecahan. Ketua DPD I pada Jumat sore sudah berkumpul di Posko Slipi 2 untuk menghadiri deklarasi. “Kalau tidak mendukung akan mendapat sanksi tegas,” ujarnya.
Bahkan, kata Iskandar, kedua partai juga sudah mempersiapkan slogan untuk kedua pasangan ini: JK - Win. “Yang bisa berarti JK - Wiranto menang,” ujar Iskandar.
Diposkan oleh DPC KAPUAS HULU di 10:33 0 komentar
Jumat, Januari 23, 2009
Jadi Capres Bukan Hanya Nafsu
Wiranto mengatakan pada kondisi bangsa seperti sekarang ini, maka para tokoh yang maju sebagai capres itu seyogianya berorientasi pada kewajiban menjadi solusi berbagai persoalan rumit bangsa. Jika komitmen pencalonan itu adalah untuk mengambil bagian sebagai solusi persoalan bangsa ini, maka arah kompetisi adalah kualitas.
Dalam kompetisi pilpres yang mengedepankan persaingan kualitas, Wiranto menambahkan, maka yang mencuat kepermukaan adalah bagaimana rekam jejak kandidat, pengalaman pada level nasional atau pengalaman menghadapi berbagai persoalan pelik bangsa. "Dari sanalah maka tokoh itu akan memiliki modal yang dapat ditawarkan kepada masyarakat," ujar Wiranto.
Namun jika modal para kandidat capres hanya ingin berkuasa atau mendapatkan kesempatan, maka kualitas tidak akan pernah dipedulikan. "Itu hanya sekedar pragmatis mengejar kekuasaan saja. Karenanya jika mereka terpilih, maka modal menjadi solusi persoalan bangsa tidak cukup kuat," katanya lagi. Lebih lanjut Wiranto mengimbau bangsa Indonesia untuk berpikir jernih dengan hati nuraninya bahwa kebutuhan bangsa sekarang ini adalah mendapatkan pemimpin yang tepat dalam kondisi sekarang ini.
Soal pemimpin yang tepat itu, menurut dia, kriterianya cukup banyak seperti paham berbagai masalah internasional sekaligus solusinya atau sudah diakui pengalamannya sebagai eksekutor yang baik dan berani. "Hal-hal seperti inilah yang seyogianya dijadikan acuan dalam pemilihan pemimpin nasional. Bukan yang mencuat itu banyaknya gambar atau iklan diri kandidat atau banyak uangnya," ujarnya. Mengenai saling penjajakan diantara kandidat capres yang mulai marak saat ini, Wiranto mengatakan, sah-sah saja itu semua dilakukan dan tentunya pula setiap capres berupaya menampilkan keberhasilan didukung massa atau elemen masyarakat. Dia memperkirakan fenomena dukung mendukung akan terus terjadi sampai pemilu yang akan datang karena hal tersebut juga bagian dari strategi politik.
Selain itu, seseorang mengajukan diri dalam kompetisi mendapatkan jabatan tertentu pasti ada alasannya dan semuanya berhubungan dengan latar belakang politik atau posisi dimana si calon itu mencalonkan diri. Namun demikian, Wiranto enggan lebih jauh mengomentari berbagai manuver sejumlah kandidat capres itu. "Saya tentu tidak berhak atau tidak etis menilai kandidat yang lain. Itu bukan watak saya. Tapi saya hanya mencoba melakukan pendalaman saja," imbuhnya
Sumber : Hanura.com & inilah.com
Diposkan oleh DPC KAPUAS HULU di 14:21 0 komentar



